foto1

foto1

ffsdf

Karet Gelang

Suatu kali saya membutuhkan karet gelang, satu saja. Shampoo yang akan saya bawa tutupnya sudah rusak. Harus dibungkus lagi dengan plastik lalu diikat dengan karet gelang. Kalau tidak bisa berabe. Isinya bisa tumpah ruah mengotori seisi tas. Tapi saya tidak menemukan satu pun karet gelang. Di lemari tidak ada. Di gantungan-gantungan baju tidak ada. Di kolong-kolong meja juga tidak ada.

 

Saya jadi kelabakan. Apa tidak usah bawa shampoo, nanti saja beli di jalan. Tapi mana sempat, waktunya sudah mepet. Sudah ditunggu yang jemput lagi. Akhirnya saya coba dengan tali kasur, tidak bisa. Read More…

Saringan Tiga Kali

Jaman Yunani kuno, Dr. Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi. Seorang filsuf.

Read More…

Mencari Rizki yang Halal di Tengah Krisis Ekonomi dan Keterpurukan Moral

“Sedikit tapi cukup lebih baik daripada banyak tapi tak pernah merasa cukup”. Jika dikaitkan dengan masa yang “serba sulit” ini, ungkapan bijak di atas memang terasa relevan. Maklumlah, banyak dari kita yang kurang mensyukuri rizki yang diberikan Allah, malah justru kerap berkeluh kesah. Parahnya, jalan pintaslah yang kemudian ditempuh untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Read More…

Fadhilah Asmaul Husna

1. Allah ( الله )
Lafadz ini disebut juga lafadz Jalalah, dan juga disebut Ismudz Dzaat . Yakni dzat yang menciptakan langit, bumi dan seisinya termasuk kita sebagai umat manusia ini. Dan Dialah Tuhan seru sekalian alam.
Barang siapa yang mau membaca Yaa Allah sebanyak 5000 kali setiap malam sebulan lamanya dengan hati yang khusyu’ dan tadlaru’ lagi merendah kepada Allah, maka insya Allah apa yang kita inginkan akan terkabul dan berhasil. Read More…

La Ilaha Illallah, Antara yang Benar dan yang Salah

At Tauhid edisi III/03

Oleh: Boris Tanesia

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Islam dibangun di atas lima perkara: syahadat La Ilaha Illallah wa anna Muhammadar Rasulullah, mengerjakan salat, menunaikan zakat, menunaikan haji ke Mekkah dan puasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Kelima hal inilah yang kita kenal dengan sebutan rukun islam. Di antara kelima rukun islam tersebut, rukun yang paling penting adalah rukun yang pertama yaitu dua kalimat syahadat. Rukun inilah yang melandasi diterimanya keempat rukun islam serta amalan-amalan ibadah yang lain. Rukun inilah yang menjadi dasar apakah seseorang itu islam atau tidak. Namun, amat sangat disayangkan, pemahaman yang salah tentang kalimat syahadat La Ilaha Illallah beredar di sekitar kaum muslimin. Baik itu kesalahan dalam masalah keyakinan maupun amal perbuatan. Bahkan, kesalahan dalam memahami syahadat ini dapat berakibat terjatuhnya seseorang ke dalam kesyirikan. Untuk itu sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui manakah yang benar dan yang salah dari syahadat tersebut agar kita tidak terjatuh ke dalam kesalahan yang dapat berakibat terjerumusnya kita ke dalam dosa syirik. Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa di bawah syirik, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (An Nisa: 48) Read More…

Diam Bukan Berarti Pasrah dan Mengalah bukan berarti kalah

Setiap manusia tercipta dengan segenap keegoisannya. Ingin menang dan tak mau kalah. Ingin mengatur tapi tak mau diatur. Jika setiap insan menuruti keegoisannya masing-masing, kehidupan ini seketika akan hancur. Dimana-mana akan terjadi perang panas dingin. Dan Pernahkah kau merasa egois??? Kalo Aku sendiri tak munafik atas keegoisanku, seringkali aku mengalami egois gede-gedean. Sebisa mungkin ku berusaha untuk meredam egoisku dengan diam untuk mengalah. Diam Bukan Berarti Pasrah dan Mengalah bukan berarti kalah. Aku diam untuk menyesuaikan diri. Diam memang terkesan cuex tapi jangan meremehkan, tunggu saja tanggal gubrakkkknya????? Read More…